Ketua DPRD Pangkep Hadiri Launching Program Makan Bergizi Gratis Pangkep 2025

HALOPANGKEP.COM – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Pangkep H.Haris Gani, S.Sos,.M.Si menghadiri acara Launching Program Makan Bergizi Gratis yang dilaksanakan, Senin, 13 Januari 2025 di SDN 25 dan 26 Taraweang Kabba Kecamatan Minasatene.

Program nasional  ini perdana dilaksanakan di Kabupaten Pangkep yang di awali di kecamatan Minasatene. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) secara resmi meluncurkan program makan bergizi gratis yang dipimpin  Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau ( MYL)

Dalam arahannya Muhammad Yusran Lalogau, menyampaikan bahwa program ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan pemenuhan gizi anak-anak sekolah di wilayah Pangkep, sesuai dengan salah satu arahan Presiden RI.

Baca Juga  49 Personel Dishub Pangkep Kawal Rekayasa Lalu Lintas MTQ VIII KORPRI Nasional

“Hari ini kita melaunching program makanan bergizi sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan dan kecerdasan anak-anak. Untuk tahap awal, program ini baru berjalan di Kecamatan Minasatene dengan melayani 3.012 siswa dari SD, SMP, dan SMK,” ujarnya.

Sebanyak 3.200 paket makanan bergizi telah disalurkan melalui dapur umum yang menjangkau radius 3 kilometer dari lokasi sekolah.

Untuk mencakup seluruh wilayah Kabupaten Pangkep, diperlukan 27 unit Sentra Penyediaan Paket Gizi (SPPG). Namun, saat ini baru 1 unit yang siap beroperasi.

“Kami berharap program ini bisa terus berkembang hingga mencakup seluruh sekolah di Pangkep. Pemenuhan gizi yang cukup bagi anak-anak sekolah menjadi langkah penting untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tambah Bupati Yusran.

Baca Juga  Sukseskan Pemilu 2024, KPU Pangkep Mou Dengan Sejumlah Pihak

Peluncuran ini menjadi wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kualitas generasi muda melalui asupan gizi yang memadai,” Jelasnya.

Ketua DPRD Pangkep H.Haris Gani yang turut hadir menyampaikan bahwa Kita bersyukur dengan adanya program nasional seperti ini  cuma di pemerintah daerah pertama kali dilaksanakan  tentu dengan segala  macam kekurangan yang ada dan yang  jelas kita mengapresiai niat yang baik dari pemerintah pusat,” Katanya. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *