Dishub Pangkep Intensifkan Pemeliharaan PJU di Ruas Jalan Nasional Kalibone–Mandalle

PANGKEP,HaloPangkep.com – Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Dishub Pangkep) terus mengintensifkan pemeliharaan Penerangan Jalan Umum (PJU) di sepanjang ruas jalan nasional, mulai dari wilayah Kalibone hingga Mandalle. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi sejumlah titik yang mengalami gangguan penerangan akibat kerusakan lampu serta permasalahan jaringan kabel.
Sebagaimana dikutip dari laman media Shotlinenews.id, Kepala Dinas Perhubungan Pangkep, Baharuddin, menjelaskan bahwa terdapat dua persoalan utama dalam pemeliharaan PJU di jalur nasional tersebut. Pertama, banyaknya lampu PJU yang sudah mati dan membutuhkan penggantian. Kedua, adanya gangguan pada kabel tanam yang tidak memungkinkan dilakukan penggalian.

“Pemeliharaan penerangan jalan umum di jalan nasional dari Kalibone sampai Mandalle memang ada dua masalah pokok. Lampunya yang sudah mati dan perlu penggantian, serta kabel tanam yang bermasalah sehingga tidak bisa digali. Untuk sementara kita menarik kabel baru di atas,” jelas Baharuddin.
Ia menambahkan, pekerjaan penarikan kabel baru di atas permukaan telah dilaksanakan di sejumlah titik, mulai dari wilayah Kalibone, Japing-Japing hingga Jembatan Maleleng, dan saat ini telah rampung.
Saat ini, petugas PJU Dishub Pangkep masih melakukan penanganan secara bertahap dengan memaksimalkan jaringan kabel yang masih dapat difungsikan, khususnya di wilayah yang mengalami gangguan kabel tanam.

Baca Juga  Hadiri Musrenbang Kelurahan, Dinas Ketahanan Pangan Siapkan Daftar Kegiatan

“Sekarang teman-teman petugas PJU sedang menangani wilayah Segeri, Marang, hingga Mandalle. Kami memprioritaskan perbaikan pada kabel yang bermasalah agar kabel yang masih ada bisa dimaksimalkan sehingga PJU dapat kembali difungsikan, terutama yang terputus jaringannya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Baharuddin menyampaikan bahwa penggantian lampu atau balon PJU akan dilakukan setelah persediaan tersedia. Namun demikian, keterbatasan anggaran membuat Dishub Pangkep harus menerapkan skala prioritas.

“Nanti ketika balon lampu sudah tiba, kami akan mengganti lampu yang benar-benar mati. Karena persediaan balon lampu terbatas akibat anggaran yang juga terbatas, maka kami fokuskan terlebih dahulu pada titik-titik rawan yang sangat membutuhkan penerangan,” ujar Baharuddin, Selasa (16/12/2025).

Baca Juga  Berkah Ramadhan, Polres Pangkep Bersama Bhayangkari Berbagi Takjil Kepada Masyarakat

Dishub Pangkep berharap upaya pemeliharaan ini dapat meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari di ruas jalan nasional yang menjadi jalur vital aktivitas masyarakat.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *