Wakili Bupati Pangkep, Kadisdikbud Buka Festival Budaya Ri Butta Siang 2

HaloPangkep.com, PANGKEP – Festival budaya Ri Butta Siang 2 digelar di Tribun Alun – Alun Citra Mas Pangkajene, Kamis (3/7/2025).

Festival ini dibuka secara resmi oleh Bupati Pangkep yang diwakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep Sabrun Jamil.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai peserta baik dari kalangan pelajar maupun komunitas  yang menampilkan atraksi budaya dan seni.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Penyelenggara, Hj.Rukmini, menjelaskan Dasar pemikiran bahwa budaya merupakan warisan leluhur bangsa yang mengandung nilai – nilai kearifan lokal, moral, etika dan identitas yang membentuk jati diri suatu masyarakat yang ditengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang begitu pesat peran budaya sebagai pondasi karakter bangsa semakin penting untuk dipertahankan.Kabupaten Pangkep sebagai salah saru daerah  yang kaya akan ragam  budaya lokal sepeeti seni tari, musik tradisional dan adat istiadat memiliki potensi besar dalam membebtuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tapi juga berkarakter dan berahklak mulia.

Baca Juga  Panit 2 Unit Lalu Lintas Polsek Bungoro Hadiri Apel Akbar Hari Santri Nasional Tingkat Kecamatan Bungoro

” Maksud kegiatan ini sebagai wadah integrasi antara dunia pendidikan dan pelestarian budaya lokal. Tujuannya menumbuhkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya lokal dikalangan pelajar, guru dan masyarakat. Mendorobg integrasi nilai- nilai budaya dalam proses pendidikan baik formal maupun non formal, memberikan ekspresi seni dan budaya bagi generasi muda, sekolah, komunitas dan budaya.

Sambutan Bupati Pangkep yang dibacakan Sabrun Jamil, Memberikan apresiasi kepada panitia penyelenggara atas digelarnya festival budaya ri Butta Siang 2  mudah- mudahan busa menjadi agenda rutin untuk memberikan panggun kepada anak kita untuk bisa mengekspresikan bakat di bidang seni budaya. Dengan tema kegiatan ” Pendidikan Berbudaya ” kami ucapkan terima kasih karena unsur kebudayaan sexara optimal sudah dimasukkan dalam satuan pendidikan sehingga kegiatan yang dilaksanakan saat ini adalah  merupakan bentuk hasil dari kegiatan pendidikan berbudaya yang sudah diterapkan disatuan pendidikan. Di setiap Kabupaten/ Kota setiap tahun dilakukan penilaian Kota Layak Anak,  salah satu indikator  penilaian adalah sekolah ramah anak, di dalam penilaian sekolah ramah anak indikator yang menjadi penilaian utama salah satunya adalah  adanya pusat kreativitas anak dan yang ada dalam satuan pendidikan adalah Sanggar seni budaya,” Katanya.

Baca Juga  Komisi II DPRD Pangkep Angkat Bicara  Soal Ketersediaan Pupuk Bersubsidi

” Terkait dengan kebudayaan, Alhamdulillah ada salah satu desa yang sangat memperhatikan budaya lokal kita di kabupaten Pangkep yaitu desa Bara batu, desa ini secara konsisten melaksanakan kegiatan Mappadendang,Insya Allah kepala desa  Bara Batu beserta jajarannya akan melaksanakan kegiatan tersebut di tahun ini, Kami mengajak  untuk bisa meramaikan dan menurut rencana akan hadir wakil menteri Kebudayaan ,”Jelasnya . (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *