Wagub Sulsel Kunjungi Pulau Sabutung, Dishub Pangkep Sigap Atur Transportasi Darat dan Laut

PANGKEP,HaloPangkep.com – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati, melakukan kunjungan kerja ke Pulau Sabutung, Kabupaten Pangkep,Kamis (25/6). Dalam kunjungan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pangkep melalui Dinas Perhubungan menunjukkan kesiapsiagaan dalam mengatur kelancaran transportasi darat maupun laut guna mendukung seluruh rangkaian kegiatan.

Rombongan Wakil Gubernur memulai perjalanan dari Pelabuhan Baji Labakkang menuju Pulau Sabutung. Pengaturan arus kendaraan di kawasan pelabuhan hingga keberangkatan kapal mendapat pengawalan dari personel Dinas Perhubungan Pangkep sehingga perjalanan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Turut mendampingi kunjungan tersebut Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, Kepala Dinas Perhubungan Pangkep Baharuddin, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pangkep.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperluas pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan melalui program kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, perlindungan perempuan dan anak, serta edukasi lingkungan.

Baca Juga  Jalin Sinergi Dengan TNI-Polri Rutan Pangkajene Laksanakan Sidak dan Tes Urine Terhadap Warga Binaan

Fatmawati menegaskan, seluruh program yang dilaksanakan bertujuan memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh pelayanan yang setara dengan masyarakat di wilayah daratan.

“Pelayanan kepada masyarakat kepulauan harus sama dengan masyarakat di wilayah perkotaan. Karena itu, kami menghadirkan berbagai program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Pada sektor kesehatan, Pemprov Sulsel menggelar khitanan massal bagi 15 anak yang juga menerima bingkisan.

“Ada sunatan massal mumpung libur sekolah. Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan sama antara wilayah kota dan pesisir,” kata Fatmawati.

Di bidang pemberdayaan ekonomi, pemerintah memberikan pelatihan pengolahan nugget kepada 30 peserta serta menyerahkan bantuan peralatan pembuatan ikan asap dan kemasan bagi kelompok usaha peningkatan pendapatan keluarga.
“Untuk UMKM ada pelatihan nugget dan ikan asap. Kita berharap pelaku UMKM mendapatkan pembinaan sehingga usahanya bisa naik kelas,” tambahnya.

Baca Juga  Kerjasama Program Pengendalian Inflasi Pangan Kodam XIV/Hasanuddin dan BI Sebagai Pilot Project

Selain itu, sebanyak 40 peserta mengikuti sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta pencegahan perkawinan usia anak.
“Kita juga melaksanakan sosialisasi perlindungan perempuan dan anak. Tadi Pak Bupati juga menyampaikan bahwa di Pangkep telah tersedia posko pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ungkap Fatmawati.

Sementara itu, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Pangkep terus diperkuat agar pembangunan di wilayah kepulauan semakin optimal.

“Kami berharap sinergi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Kabupaten Pangkep dapat terus terjalin erat dalam membangun kawasan kepulauan. Keterbatasan geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, dan administrasi yang layak,” ujar Yusran.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Pangkep telah membuka posko pengaduan kekerasan terhadap perempuan dan anak sebagai bentuk komitmen memberikan perlindungan kepada masyarakat, termasuk yang berada di wilayah kepulauan.

Baca Juga  Kapolres Pangkep Ikuti Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-96

Kepala Dinas Perhubungan Pangkep Baharuddin menyampaikan bahwa pihaknya akan terus memberikan pelayanan transportasi yang aman, tertib, dan nyaman dalam setiap kegiatan pemerintahan maupun pelayanan masyarakat, khususnya pada wilayah kepulauan yang menjadi bagian penting dari Kabupaten Pangkep.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *