PANGKEP,HaloPangkep.com – Sejumlah barang bukti perkara tindak pidana umum yang memiliki kekuatan hukum tetap ( Inkracht) Desember tahun 2023 s/d Mei tahun 2024 dimusnahkan dihalaman kantor Kejaksaan Negeri ( Kejari) Pangkep,Selasa 4 Juni 2024. Kajari Pangkep melaksanakan pemusnahan barang bukti tersebut dengan menggandeng stakhokder terkait.
Pemusnahan tersebut berdasarkan
Putusan Pengadilan Negeri Pangkajene/Pengadilan Tinggi Sulawesi Selatan/Putusan Mahkamah Agung RI dan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Negeri Pangkajene Kepulauan No. Print-61/P.4.27/05/2024 Tanggal 28 Mei 2024 yang amarnya memutuskan barang bukti dimusnahkan atau tidak dapat dipergunakan lagi.
Hadir dalam kegiatan pemusnahan barang bukti tersebut antara lain Ibu Kepala Kejaksaan Negeri Pangkajene Kepulauan, Bapak Bupati Pangkajene kepulauan, Bapak Ketua DPRD Pangkep, Bapak Kapolres Pangkep yang diwakili oleh Kasat Reskrim, Ibu Ketua Pengadilan Negeri Pangkajene, Bapak Kepala Rutan Pangkajene, Bapak Dandim 1421/Pangkep yang diwakili oleh Pasi Intel, Para Kasi, Kasubsi, Jaksa Fungsional dan Para Staf Pegawai Kejaksaan Negeri Pangkajene Kepulauan serta Para Awak media.
Adapun barang bukti yang dimusnahkan antara lain :
Barang Bukti OHARDA 11 Perkara terdiri dari ; Perkara Pencurian3 Perkara.
Perkara Pembunuhan / Penganiayan: 5 Perkara
Perkara Penipuan 3 Perkara
Jumlah Barang Bukti 107 Buah Barang Bukti.
Barang Bukti Narkotika 19 Perkara terdiri dari :
Narkotika Jenis Sabu 16 Perkara dengan total berat 0,3418 gram. Narkotika Jenis Obat Daftar G Berlogo G 3 Perkara, dengan total 485 butir obat Daftar .
G Berlogo G Jumlah Barang Bukti 141 Buah Barang Bukti.
Barang Bukti TPUL 14 Perkara terdiri dari ;
Perkara Pemilu 1 Perkara
Perkara Perjudia 2 Perkara
Perkara Perlindungan Anak 3 Perkara Perkara ITE 1 Perkara
Perkara Kelautan 3 Perkara
Perkara Pemilikan Senjata Tajam 4 Perkara.
Jumlah Barang Bukti 91 Buah Barang Bukti.
Barang Bukti Cukai 1 Perkara
Jumlah Barang Bukti 6.795 Buah Barang Bukti.
Jumlah Total 45 Perkara.(*).






