Pemkab Pangkep Komitmen Tingkatkan SDM

​PANGKEP,HaloPangkep.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan penekanan angka pengangguran.

Langkah nyata ini diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Kerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung di UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Disnaker Kabupaten Pangkep, Rabu (21/10/2026).

​Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau (MYL), didampingi Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Kadisnaker) Kabupaten Pangkep, Sulfida Hasan.

​Dalam sambutannya, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) menyampaikan bahwa program pelatihan ini merupakan agenda rutin Pemkab Pangkep untuk menjawab kebutuhan pasar kerja sekaligus membekali masyarakat dengan keahlian praktis.

​”Hari ini kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkep melalui Dinas Ketenagakerjaan membuka pelatihan untuk masyarakat. Ada kurang lebih empat jenis pelatihan yang diikuti oleh 80 peserta pada kegiatan hari ini,” ujar Bupati Yusran

Baca Juga  Kapolres Pangkep Kunjungan Kerja di Mako Sat Polairud

​MYL berharap, melalui ilmu dan keterampilan yang didapatkan di BLK, para peserta dapat secara mandiri meningkatkan perekonomian keluarga, baik dengan bekerja di perusahaan maupun membuka usaha mandiri.

​”Kami menitipkan pesan agar dengan adanya pelatihan ini, skill yang diberikan bisa meningkatkan pendapatan ataupun ekonomi keluarga. Dengan kemampuan tersebut, ada peluang untuk diterima di perusahaan, atau tidak menutup kemungkinan membuka usaha baru,” jelasnya.

​Lebih jauh disampaikan Bupati MYL, guna mendukung keberlanjutan, para alumni pelatihan kerja, Pemkab Pangkep juga menyiapkan skema pendampingan dan permodalan.

​”Kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pangkep juga menyediakan bantuan-bantuan UMKM kepada keluarga-keluarga kita yang sudah diberikan pelatihan,” tambah Bupati.

​Menanggapi tingginya minat dan antusiasme masyarakat, Bupati menegaskan bahwa program pelatihan kerja konsisten digelar setiap tahunnya melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk bersinergi dengan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) serta BLK Mandalle.

Baca Juga  Porprov Sulsel 2022, Kontingen Pangkep  Dulang Medali Cabor Senam

​”Setiap tahun sebenarnya sudah kami laksanakan. Kami selalu berkolaborasi, baik tenaga instruktur dari Pemkab maupun dari BPVP untuk memberikan bantuan keilmuan yang dibutuhkan. Untuk tahun ini saja, sudah lebih dari 10 paket pelatihan yang terlaksana. Apalagi kemarin dari Pak Dirjen Kementerian Ketenagakerjaan juga telah memberikan dukungan anggaran untuk penambahan paket pelatihan,” terangnya.

​Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Pangkep, Sulfida Hasan, menjelaskan bahwa pelaksanaan pelatihan ini bertujuan utama untuk meningkatkan kompetensi, kualitas, serta produktivitas tenaga kerja lokal agar siap bersaing di dunia industri maupun kewirausahaan.

​”Pelatihan ini dibagi ke dalam dua kategori utama, yakni Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Pelatihan Berbasis Kewirausahaan, dengan total peserta sebanyak 80 orang. Istimewanya, kegiatan kali ini juga bersifat inklusif dengan melibatkan 6 orang peserta dari kelompok penyandang disabilitas,” ungkap Sulfida.

Baca Juga  PT Semen Tonasa Ambil Bagian Safari Ramadhan BUMN 2024

​Kegiatan pelatihan kerja sendiri terbagi atas dua kategori, untuk
​basis Kompetensi Disnaker Pangkep membuka pelatihan
​pengelasan SMAW 3G, ​menjahit pakaian dengan mesin, ​pembuatan roti dan kue.

Sementara untuk Berbasis Kewirausahaan (Inklusif) Disnaker membuka pelatihan pembuatan Roti dan Kue, ​Tata Kecantikan yang melibatkan 6 peserta Difabel.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat benar-benar menyerap pengetahuan dan keterampilan yang diberikan, baik untuk bekal berwirausaha secara mandiri maupun untuk memenuhi kualifikasi tenaga kerja yang dibutuhkan oleh dunia industri saat ini,” tutup Sulfida Hasan.

Pelatihan kerja ini sendiri dirancang secara praktis dengan porsi 30% Teori dan 70% Praktik, serta ditangani langsung oleh instruktur berpengalaman dari BLK Kabupaten Pangkep.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *