Pemkab Pangkep Komitmen Dukung Ketahanan Pangan Melalui Modernisasi Sektor Pertanian

PANGKEP,HaloPangkep.com — Pemerintah Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) terus memperkuat komitmen dalam mendukung ketahanan pangan melalui modernisasi sektor pertanian.

Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan tanam perdana padi pola Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) tingkat Kabupaten Pangkep yang dipimpin langsung Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau, di Kampung Beru, Kelurahan Labakkang, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis (7/5/2026).

Program tersebut menjadi langkah awal transformasi sistem pertanian tradisional menuju pertanian modern yang dinilai lebih efektif, efisien, dan produktif.

Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau sebagaimana dikutif dari laman Info Publik (8/5) mengatakan, Penerapan pertanian modern merupakan langkah baru dalam pengembangan sektor pertanian di daerahnya.

Baca Juga  Cabor Dance Sport Pangkep Kantongi Dua Medali Porprov XVII 2022

“Selama ini pola pertanian masih tradisional dan konvensional. Sekarang kita ubah dengan sentuhan peralatan dan ilmu pengetahuan,” ujarnya.
Ia berharap penerapan teknologi pertanian modern dapat meningkatkan produktivitas hasil panen petani dan nantinya diterapkan di kecamatan lain di Kabupaten Pangkep.

“Selama ini produksi kita sekitar 6 sampai 7 ton per hektare. Kita harapkan dengan pertanian modern ini bisa meningkat menjadi 9 ton per hektare,” katanya.
Menurut Yusran, peningkatan hasil produksi pertanian diharapkan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan petani.

“Hasil produksi petani meningkat, perekonomian masyarakat, khususnya petani, bisa lebih meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Pangkep, Muhiddin, menjelaskan program PM-AAS merupakan konsep pertanian yang memadukan teknologi modern dengan pola pertanian tradisional yang telah diterapkan petani selama ini.

Baca Juga  LLAJ Dishub Pangkep Bersama Satlantas Polres dan Jasa Raharja Gelar Razia Kendaraan ODOL dan Pemeriksaan KIR

“Dulu petani kita sering menggunakan pola tanam benih langsung atau tabela. Ada pola hambur, sekarang mulai mengarah ke pola jalur,” ujarnya.

Ia menambahkan, modernisasi pertanian akan dikombinasikan dengan mekanisasi pertanian serta pola pemupukan terpadu guna meningkatkan produktivitas hasil panen.

“Pak Bupati mengusung konsep ini sebagai pola kemandirian pertanian. Hanya beberapa kabupaten yang sudah melaksanakan. Alhamdulillah, respons petani cukup bagus,” katanya.

Untuk musim tanam gadu tahun ini, target luas tanam di Kabupaten Pangkep mencapai 12 ribu hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 20 persen ditargetkan sudah menerapkan pola tabela modern atau tanam benih langsung modern. (*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *