Momen Hari Jadi ke-66 Kabupaten Pangkep,Kakan Kemenag Pangkep Raih Penghargaan

HaloPangkep.com – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan menerima penghargaan dari Bupati Pangkajene dan Kepulauan atas dedikasi, sinergi, dan dukungan terhadap akselerasi pembangunan daerah.

Penghargaan tersebut diberikan dalam kategori kegiatan keagamaan, khususnya atas keberhasilan pelaksanaan program nikah massal dan sidang isbat yang telah digelar beberapa hari lalu. Kegiatan tersebut dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam membantu legalitas pernikahan secara gratis serta meningkatkan tertib administrasi kependudukan.

Penyerahan penghargaan berlangsung di Ruang Sidang DPRD Pangkep, dalam acara Hari Jadi Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan ke-66 tahun, Selasa (14/04/26). Momentum ini menjadi renungan Pangkep berkemajuan dan ajang penghargaan bagi berbagai pihak yang berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, anggota DPR RI, DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, Bupati Maros, Wali Kota Parepare, Wakil Bupati Barru, Wakil Bupati Tana Toraja, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Baca Juga  Kunjungan Supervisi Biro SDM Polda Sulsel di Polres Pangkep

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan , Andi Sudirman Sulaiman, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pangkep atas komitmennya dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Saya mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Pangkep yang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Program-program yang dilaksanakan, merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat,” ujarnya.

Gubernur juga menyampaikan dukungan nyata Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap pembangunan di Kabupaten Pangkep. Dalam momentum Hari Jadi ke-66 ini, Pemkab Pangkep mendapatkan bantuan dana sebesar Rp10 miliar dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
“Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung program pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pangkep,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Pangkep, H. Yusran Lalogau, dalam sambutannya menyampaikan capaian pembangunan daerah yang terus menunjukkan tren positif. Ia mengungkapkan bahwa berbagai program pemerintah daerah telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga  Sambut Hari Jadi Ke- 55, P.T Semen Tonasa Donor Darah Kerjasama PMI Makassar

“Alhamdulillah, berbagai program yang telah kita laksanakan menunjukkan hasil yang menggembirakan. Angka kemiskinan di Kabupaten Pangkep terus mengalami penurunan, ini menjadi indikator bahwa upaya kita bersama mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga menjelaskan sejumlah program unggulan yang telah dijalankan, di antaranya penguatan dapur-dapur MBG (Masyarakat Berbasis Gizi) sebagai upaya peningkatan ketahanan pangan dan gizi masyarakat, serta program Sekolah Rakyat yang memberikan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Selain itu, berbagai program lainnya di sektor sosial, pendidikan, dan keagamaan terus digencarkan melalui kolaborasi bersama seluruh stakeholder.
“Kami akan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, serta memperkuat sinergi dengan seluruh pihak demi mewujudkan Pangkep yang berkemajuan” tambahnya
Kakan Kemenag Pangkep, H. Ramli Rasyid, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi seluruh jajaran Kemenag bersama pemerintah daerah.

Baca Juga  PT Semen Tonasa- Bank Mandiri Teken Kerjasama Layanan Perbankan

“Penghargaan ini bukan hanya untuk kami, tetapi untuk seluruh pihak yang telah bekerja sama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Semoga sinergi ini terus terjalin demi kemajuan Pangkep ke depan,” ujarnya.

Dengan penghargaan ini, diharapkan kolaborasi antara Kemenag dan pemerintah daerah semakin kuat dalam mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *