HALOPANGKEP.COM – Masyarakat Kampung Kassi, Kelurahan Kassi Kecamatan Balocci memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, Sabtu malam 25 Januari 2025 bertempat di masjid kebanggaan masyarakat Kassi yakni masjid Alhilal.

Selain masyarakat Kassi dan sekitarnya yang hadir menyemarakkan acara ini, Lurah Kassi Andi Cenrara serta perangkat kelurahan lainnya turut hadir ditambah kehadiran sejumlah Mahasiswa dari Universitas Muslim Maros ( UMMA) yang sedang melaksanakan KKN ikut membaur dengan jamaah menambah semaraknya Peringatan Isra Mi’raj 1446 H di Masjid Alhilal Kassi.
Sebelum memasuki acara inti, diawali persembahan Irama Qasidah yang dilantunkan oleh Majelis Ta’ lim Alhilal Kassi di bawah asuhan H.Hawa.
Ustadz Ansar Taufik.MA dalam Uraian hikmah Isra Mi’raj menjelaskan Bahwa Isra Mi’raj yang terjadi pada diri Nabi kita Muhammad SAW karena banyaknya ujian yang terjadi secara bertubi – tubi yang dialami dalam menyebarkan siar Islam, seperti meninggalnya pamannya Abu Talib dan isterinya Sitti Khadijah yang menjadi pelindung (Pallapi Aro) dalam setiap perjalanan dalam memperjuangkan agama Islam,” Jelasnya.
” Salah satu hikmah dalam memperingati Isra Mi’raj adalah menjauhi sifat- sifat yang dibenci oleh Allah SWT seperti sombong, bahlul ( sekke) dan Iri hati. Kita hidup di dunia apa yang mau dibanggakan dan itu semua baik harta akan ditinggalkan dan hidup di dunia tidak lama dan hanya sementara,” Katanya.
Untuk menghindari sifat yang dibenci oleh Allah SWT harus senantiasa mendirikan salat karena salat adalah tempatnya bercerita atau berdialog dengan Allah. Isra Mi’raj identik dengan perintah salat. Salat itu sendiri sudah ada sejak jaman nabi- nabi terdahulu namum Nabi kita Muhammad SAW diberikan salat yang sempurna,” Jelasnya.
Usai acara peringatan Isra Mi’raj, Ustadz Ansar Taufik memberikan apresiasi kepada masyarakat kampung Kassi khususnya prasarana masjid yang terus digenjot pembangunannya termasuk perhatian pemerintah dalam pembangunan sarana ibadah, selanjutnya tinggal bagaiaman jamaah di kampung ini semakai terdorong untuk hadir dalam melaksanakan salat berjamaah di masjid.
Senada diutarakan oleh Rezki salah seorang mahasiswa KKN UMMA yang terpukau dengan masyarakat kampung ini dalam pelaksaanaan acara- acara keagamaan selalu dibanjiri oleh warga serta rasa simpatik dan silaturahmi yang begitu tinggi ditampilkan dalam penerimaan pada dirinya serta rekan- rekannya dalam pelaksanaan KKN di kelurahan Kassi.(*).











