PANGKEP- Komisi II Dprd Pangkep,Senin (18/7) di Ruang Sidang B menggelar rapat dengan para pelaku pasar, OPD terkait, Satpol PP, warga, tokoh masyarakat, Forkopincam Balocci serta pihak terkait lainnya untuk membahas jadwal harl- hari pasar di kecamatan Balocci dan kecamatan Minasatene khususnya di empat lokasi pasar yakni pasar Majennang, pasar Kassi, pasar Tanete dan pasar Kalibone.


Wakil ketua DPRD Pangkep Sofyan Razak yang membuka rapat mengatakan, sesuai surat yang diterima, kehadiran kita adalah untuk membicarakan hari pasar, hari pasar Kassi dan Majennang yang diketahui bergeser, untuk itu Komisi II yang menangani masalah perdagangan menggelar rapat untuk mencari solusi terbaik,Katanya.
Ketua Komisi II H.Syharuddin yang memimpin jalannya rapat menjelaskan, sehubungan banyaknya surat yang masuk dengan maksud ingin mendiskusikan kegiatan sehari harinya di dua pasar yakni pasar Kassi dan Majennang yang sudah berlangsung lama, terakhir setelah di rehab pasar Majennang sehingga hari pasarnya pindah ke Kassi, kemudian sekarang di rehab lagi Kassi sehingga terjadi lagi informasi yang ingin ditangani,” Katanya.
Dalam proses jalannya rapat, Warga Kassi yang hadir dan bermukim di belakang pasar Kassi menyampaikan keluh kesahnya terkait bertambahnya jadwal hari pasar di Kassi.
“Warga Kassi sebenarnya tidak terlalu mempermasalahkan bertambahnya jadwal hari pasar di Kassi namun sangat berharap agar pihak terkait menertibkan kendaraan yang diparkir terutama di akses jalan masuk ( samping pasar) menuju kepemukiman warga yang ada di belakang pasar karena selama ini akses jalan tersebut selain dijadikan lahan parkir oleh sebagian kendaraan pedagang dan dijadikan sebagai tempat menjual serta kendaraannya diparkir di jalan masuk sehingga menimbulkan dampak bagi warga yang bermukim dibelakang pasar.
Dikawatirkan jika terjadi hal- hal yang kita tidak diinginkan terjadi terhadap warga yang tinggal dibelakang pasar seperti emergency atau yang butuh penanganan secepatnya sedangkan jalan masuk terhalang dengan kendaraan yang diparkir di jalan masuk. hal ini perlu penanganan serius oleh dinas terkait agar jalan yang ada disisi pasar Kassi tidak ada lagi kendaraan yang dijadikan sebagai tempat jualan dan diparkir di jalan tersebut sebab jalan ini satu satunya akses jalan keluar masuknya kendaraan ke pepumukiman warga yang tinggal dibelakang pasar Kassi. karena selama ini belum jalan alternatif lain yang bisa difungsikan untuk keluar masuknya kendaraan, selain lorong-lorong dibelakang pasar buntu dan masih semraut hal ini jelas sangat butuh perhatian oleh pihak terkait.
Dari hasil pembahasan oleh Komisi II DPRD Pangkep yang dihadiri ketua dan anggota komisi II serta diskasikan Forkopincam Balocci ,Pedagang, Bahabinkamtibmas, Babinsa, terkait jadwal hari pasar di empat ttik pasar,telah dihasilkan kesepakatan bersama antar pelaku pasar serta pihak yang berkompeten serta dilakukan penandatanganan sebagai wujud komitmen bersama. ( Amn)












