Halopangkep.com, PANGKEP- Ketua DPRD Provinsi Sulsel A.Ina Kartika Sari melaksanakan Sosialisasi Nilai- Nilai Kebangsaan( Kepahlawanan) di Kelurahan Bori Appaka kabupaten Pangkep, Jum’at, (18/11/2022).
Di acara ini turut dihadiri Ketua DPD II Partai Golkar Pangkep Ir.H.Andi Ilham Zainuddin, Anggota Dprd Pangkep Ibu Nurbaini Lisa, Lurah Bori Appaka, pembawa materi nilai- nilai kebangsaan ( kepahlawanan) M.Farid Makkulau, Tokoh masyarakat serta warga Bori Appaka.
A.Ina Kartika Sari,SH,M.S.i yang juga ketua DPD I Partai Golkar dalam sosialisasinya mengatakan, bersyukur bisa bertemu dengan warga kampung Siang kelurahan Bori Appaka, dalam Pileg kemarin masyarakat memberikan sumbangsih dengan memilih saya sehingga berhasil duduk di DPRD, untuk itu saya datang ditempat ini,” Katanya.
Menurut Ina Kartika, “Merupakan suatu kebanggan karena pada Pemilu Legislatif ( Pileg) 2019 berhasil terpilih ketua Dprd Sulsel dari kaum perempuan sedangkan sebelumnya semuanya bapak- bapak, walaupun ketua Dprd adalah seorang perempuan namun jika berada di rumah tetap urus suami dan anak- anak, itulah karunia sebagai seorang perempuan, kita harus punya mamfaat disekekiling kita,” Jelasnya.
Dalam paparannya, M.Farid Makkulau menguraikan nilai- nilai kebangsaan yang pernah ditorehkan Kerajaan Siang pada masa jayanya.
Dijelaskan, Kerajaan Siang merupakan kerajaan yang lebih awal dan lebih tua dari kerajaan Gowa Tallo.Kerajaan Siang merupakan ayah atau bapak kerajaan yang pernah ada di Sulsel,” Jelasnya.
Pada tahun 1918 sebagai dampak perjanjian Bungayya sudah berkuasa Belanda pemerintahannya bernama Hindia Belanda membagi- bagi wilayah sepeninggal Arung Palakka, dibagi wilayah sebelah utara Maros, Pangkep, Barru.Khusus Pangkep terdiri atas 7 wilayah adat yakni Karaengnga ri Pangkajene, Karaengnga ri Balocci, Karaengnga ri Bungoro, Karaengnga ri Labakkang, Ma’ rang, Segeri dan Mandalle, Semua kekaraenganga yag ada di Pangkajene semua karaeng- karaengnya tidak ada yang tinggal diam semua bangkit angkat senjata melawan Belanda namun sayangnya sampai sekarang, sampai hari ini tidak ada satupun pahlawan nasional yang sudah ditetapkan berasal dari Pangkep termasuk karaeng- karaeng yang pernah memerintah di daerah Pangkep, belum pernah ada,” Katanya.( Amn)











