Kepala Rumah Sakit TNI AL Jala Ammari Kodaeral VI Makassar Pemateri Seminar AMSA District 6 Project and Gathering 2026

MAKASSAR,HaloPangkep.com – Asian Medical Students’ Association – Indonesia (AMSA-Indonesia) merupakan organisasi mahasiswa kedokteran berskala nasional yang berlandaskan filosofi Knowledge, Action, and Friendship.

Dalam implementasinya, AMSA berperan aktif dalam meningkatkan pengetahuan serta kepedulian terhadap isu kesehatan masyarakat, termasuk kesehatan maritim. Indonesia sebagai negara kepulauan memiliki tantangan besar dalam bidang kesehatan maritim, terutama terkait penyakit kelautan, keselamatan penyelaman, serta kesehatan masyarakat pesisir.

Oleh karena itu, AMSA District 6 menyelenggarakan kegiatan AMSA District 6 Project and Gathering 2026 dengan tema SDG 14 – Life Below Water x Emergency and First Response melalui program BLUE: “Building Life-Saving Awareness for Underwater and Ecosystem Health”.

Salah satu rangkaian kegiatan adalah seminar (lecture) yang bertujuan memberikan pemahaman komprehensif mengenai kesehatan maritim, termasuk peran kedokteran kelautan dan terapi oksigen hiperbarik dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat pesisir.

Baca Juga  Bupati Pangkep Serahkan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 dalam Rapat Paripurna

Letkol Laut (K) dr. Suhadi, M.K.K., M.H.Kes., Sp.KL., Subsp. P.H.(K), AIFO-K, FIHFAA, FISQua, yang sehari-hari menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit TNI AL Jala Ammari Kodaeral VI Makassar dalam pelaksanaan Seminar membawakan Materi : Peranan Kedokteran Kelautan dan Terapi oksigen Hiperbarik (TOHB) pada Kesehatan Maritim dengan peningkatan pengetahun mahasiswa Kedokteran melalui BLUE : “Building Life-Saving Awareness for Underwater and Ecosystem Health”
Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk seminar interaktif yang membahas peran strategis kedokteran kelautan dalam meningkatkan kesehatan masyarakat maritim. Peran Terapi Oksigen Hiperbarik dalam Kesehatan Maritim.

Suhadi menjelaskan bahwa terapi oksigen hiperbarik merupakan salah satu metode penting dalam penanganan penyakit akibat aktivitas bawah air, seperti:
( Penyakit dekompresi (decompression sickness)
( Emboli gas
( Keracunan gas Terapi ini bekerja dengan meningkatkan tekanan oksigen dalam tubuh sehingga mempercepat pemulihan jaringan dan mengurangi efek patologis akibat tekanan lingkungan laut. Dalam konteks maritim, terapi ini sangat penting bagi penyelam, nelayan, serta pekerja sektor kelautan. Pada Kegiatan seminar diikuti oleh Faku1tas Kedokteran yang tergabung dalam AMSA District 6 , yaitu
( AMSA Universitas Alkhairaat
( AMSA Universitas Bosowa
( AMSA Universitas Hasanuddin
( AMSA Universitas Halu Oleo.(*).

Baca Juga  Penertiban Parkir Jalan Masuk Pemukiman Warga Belakang Pasar Kassi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *