PANGKEP,HaloPangkep.com — Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) menggelar rapat koordinasi (Rakor) terkait persiapan rekayasa lalu lintas dalam rangka pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Rakor tersebut dilaksanakan bersama Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Sulawesi Selatan. Selain melakukan koordinasi, tim juga melaksanakan survei langsung di sejumlah lokasi yang direncanakan menjadi titik rekayasa lalu lintas selama rangkaian kegiatan MTQ berlangsung.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkep, Baharuddin, S.Sos., M.Si., mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari persiapan untuk memastikan pelaksanaan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional berjalan aman, tertib dan lancar, khususnya dari sisi transportasi dan lalu lintas.
“Rakor dilaksanakan bersama Kabid Lalu Lintas Dishub Provinsi Sulawesi Selatan, sekaligus melakukan survei lokasi rencana rekayasa lalu lintas.
Selanjutnya dilakukan pembahasan penyusunan layout rekayasa lalu lintas,” jelas Baharuddin melalui pesan WhatsApp pribadinya, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, penyusunan rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mendukung keselamatan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas selama berlangsungnya kegiatan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026.
Perhatian khusus diberikan pada pelaksanaan penutupan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Agustus 2026 di Lapangan Citra Mas Pangkajene.
Dishub Pangkep bersama Dishub Provinsi Sulawesi Selatan akan mematangkan skema rekayasa lalu lintas, termasuk penataan arus kendaraan dan pengaturan pada sejumlah titik yang berpotensi mengalami peningkatan kepadatan.
Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat, peserta, tamu undangan serta pengguna jalan lainnya, sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional di Kabupaten Pangkep dapat berlangsung dengan aman dan tertib.
Dishub Pangkep juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait sebagai bagian dari kesiapan menghadapi pelaksanaan agenda nasional tersebut, terutama pada momentum penutupan yang diperkirakan akan dihadiri masyarakat dalam jumlah besar.(*).








