PANGKEP,Halopangkep.com – Dinas Sosial Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) akan menyalurkan bantuan kepada korban bencana angin kencang di Kelurahan Biraeng, Kecamatan Minasatene.
Korban diketahui bernama H. Basse Nona, seorang penyandang disabilitas yang terdampak akibat angin kencang yang melanda wilayah tersebut.
Hal itu disampaikan Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Pangkep, Nur Amaliah Suyuti, SE., MM, saat ditemui di kantornya, Rabu (9/9/2026).
Nur Amaliah mengatakan, penyaluran bantuan tersebut akan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan tertulis dari pemerintah kelurahan terkait kondisi korban dan dampak bencana yang dialami.
“Berdasarkan laporan tertulis dari pihak kelurahan, kami akan tindak lanjuti dengan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi korban dan memastikan kebutuhan yang diperlukan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah dilakukan asesmen di lapangan, Dinas Sosial akan memberikan bantuan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan berdasarkan kebutuhan korban.
Bantuan yang dapat disalurkan antara lain berupa tenda, sembako, matras dan kebutuhan dasar lainnya yang tersedia di gudang logistik Dinas Sosial.
“Bantuan akan diberikan sebagaimana ketentuan. Ada tenda, sembako, makanan dan kebutuhan lainnya. Di tengah efisiensi saat ini, kami akan membantu semaksimal mungkin sesuai dengan apa yang bisa kami bantu,” jelasnya.
Menurutnya, bantuan kebencanaan tersebut pada prinsipnya merupakan dukungan dari pemerintah pusat, sementara Dinas Sosial Kabupaten Pangkep berperan memfasilitasi dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami memfasilitasi bantuan dari pusat dan saat ini kami juga memiliki stok bantuan berupa barang yang tersedia di gudang,” tambahnya.
Dinas Sosial Pangkep memastikan akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan pengecekan langsung di lokasi. Langkah ini dilakukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi serta kebutuhan korban.
Pemerintah daerah melalui Dinas Sosial juga terus berupaya hadir memberikan perlindungan dan bantuan kepada masyarakat yang mengalami musibah, khususnya kelompok rentan dan penyandang disabilitas yang terdampak bencana.(*).









