Bupati Pangkep Panen Sayur Di Halaman Kantor DKP

Halopangkep.com, PANGKEP- Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lologau (MYL) panen sayur di halaman kantor Dinas Ketahanan Pangan, Selasa, 2 Agustus 2022.

Pada acara ini MYL didampingi ketua penggerak PKK kabupaten Pangkep Nurlita Wulan Purnama, Kadis Ketahanan Pangan Andi Sadda, SP, pejabat serta personil dilingkup Dinas Ketahanan Pangan
kabupaten Pangkep.

Dalam penjelasannya MYL mengatakan, Kunjungan ke kantor dinas ketahanan Pangan Pangkep kami mengharapkan agar apa- apa yang baik untuk ditanam dan diteliti oleh rekan- rekan di ketahanan pangan bisa diaplikasikan di tingkat masyarakat,” Jelasnya.

Lanjut dikatakan, Saya sampaikan kepada Kadis Ketahanan Pangan agar bagaimana tanaman- tanaman seperti obat- obatan, ramah lingkungan serta yang  punya nilai ekonomis bisa juga ditanam oleh masyarakat seperti dipekarangan rumah, yang ada di kabupaten Pangkep,” Katanya.

Baca Juga  Hidup Sebatang Kara Di Gubuk Reyot, Nenek Di Pangkep Butuh Perhatian

Terkait masalah Stunting MYL melihat dari nilai gizi dari tanaman tersebut seperti kelor, kelor memiliki nilai gizi yang sangat baik dan  kalau masalah stunting memang cocok   kalau  kelor apalagi banyak di daerah kita, dan salah satu yang menjadi rekomendasi pemerintah daerah agar anak-anak tidak mendapatkan gizi buruk maka komsumsi  kelor,” Ungkapnya.

” Di dinas ketahanan pangan ini  Kita mencoba terlebih dahulu dengan struktur tanah seperti disini, pemberian air ,pemberian pupuk organik lalu kita coba di daerah lain,” Katanya.

Sementara Kadis Ketahanan Pangan Pangkep, Andi Sadda,SP mengatakan, kunjungan Pak bupati dalam rangka panen sayur, disampaikan oleh beliau bahwa  dinas ketahanan pangan ini salah satu contoh, kita dulu uji coba di dinas ketahanan pangan lalu kita lakukan ke masyarakat. Berhasil disini lalu kita kembangkan ke masyarakat terutama kelompok wanita tani binaan- binaan kita yang ada di kecamatan.Tanaman atau sayuran yang ada di sini juga ada di masyarakat cuma disini kita modifikasi motif modelnya tergantung kreasi kita nanti masyarakat melihat oh kalau begini bagus kelihatan,” Jelasnya.

Baca Juga  Pemkab Pangkep Launching Bantuan Pangan untuk Masyarakat

Terkait kelor kata Andi Sadda, sejak awal dikembangkan di dinas ketahanan pangan, pohon kelor yang tinggi ditebang lalu dipendekkan supaya gampang diambil dan ini disampaikan ke masyarakat, jika dipendekkan hasilnya bisa lebih banyak, kelor ini gampang tumbuh apalagi di pulau cuma kadang  hanya diambil buahnya, yang seharusnya dipendekkan karena bisa tumbuh lebih banyak,”Pungkasnya. (Amn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *