HaloPangkep.com – Sebanyak 35 orang pengurus Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) Kabupaten Pangkep 2025–2030 dilantik oleh Ketua Pengurus Wilayah IPIM Sulawesi Selatan, Masykur Yusuf, di aula rumah jabatan Bupati Pangkep, Jumat (8/5/2026).
Pelantikan yang mengusung tema “Sinergi Imam Masjid dalam Membina Umat Islam Menuju Pangkep Hebat yang Beriman, Berilmu dan Berdaya” itu menghadirkan Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau, Kepala Kantor Kementerian Agama Pangkep Muh. Ramli Rasyid, Forkopimda, pimpinan Baznas, serta pimpinan organisasi Islam di Pangkep.
Dalam sambutannya, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus memberikan perhatian kepada para imam masjid di Kabupaten Pangkep. Dikatakannya, sejak tahun 2023 para imam masjid telah menerima insentif serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan.
Ia menyebut program tersebut merupakan bentuk penghormatan pemerintah daerah kepada para imam masjid yang mengabdi di Kabupaten Pangkep.
“tidak di minta-minta imam mesjid kami kecelakaan kami berikan bantuan keuangan 42jt kepada ahli waris atau keluarga yang ditinggalkan. Nawaitunya adalah sebagai bentuk penghormatan saya kepada imam masjid di pangkep,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, MYL menyampaikan terkait persoalan pernikahan dini yang menjadi perhatian pemerintah daerah bersama Forkopimda dan Kementerian Agama. Ia menyebut tingginya angka pernikahan usia dini turut berdampak pada meningkatnya kasus perceraian.
Ia berharap para pengurus IPIM ikut dapat memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pendekatan keagamaan agar tidak menikahkan anak di bawah umur.
Menurutnya, masih ada orang tua yang meminta imam masjid menikahkan anaknya setelah tidak mendapat izin dari KUA karena usia yang belum memenuhi syarat. Oleh karena itu, ia meminta para imam masjid untuk saling mengingatkan terkait permasalahan tersebut.
“Saya berharap kepada pengurus IPIM bisa melakukan pendekatan memberika edukasi kepada masyarakat dalam hal ini orang tua agar tidak menikahkan anaknya yang masih di bawah umur. Dan juga saling mengingatkan untuk para imam mesjid terkait permasalahan itu,” tutupnya.
Ketua PW IPIM Sulawesi Selatan, KH. Masykur Yusuf dalam Berbagainya berharap pengurus IPIM Kabupaten Pangkep segera membentuk kepengurusan IPIM di kecamatan setelah pelantikan tersebut. Selain itu, ia menekankan pentingnya pelatihan awal bagi para imam masjid, khususnya dalam memperbaiki bacaan imam agar lebih baik saat memimpin shalat berjamaah.
“Saya berharap kepada IPIM Pangkep tertanam setelah ini bentuk ipim kecamatan kemudian adakan pelatihan awal mengenai baca-bacaan imam. Bagaiamana bacaan imam-imam masjid itu bagus,” katanya.
Ketua PD IPIM Kabupaten Pangkep, Fachruddin mengatakan, program prioritas utama setelah pelantikan pengurus adalah pelaksanaan munaqasyah bagi para imam masjid. Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kualitas bacaan imam. Juga khususnya menjelang Ramadhan melalui program tahsin Al-Qur’an.
Ia menjelaskan, peningkatan kualitas bacaan penting dilakukan agar para imam lebih baik dalam memimpin shalat serta lebih tenang dalam menyampaikan dakwah kepada jamaah.
“Program prioritas yang paling utama setelah pelantikan ini adalah munaqasyah untuk imam-imam, karena kebanyakan memang imam biasanya dalam bacaannya itu sebelum ramadhan biasanya akan dilakukan tahsin, bacaan untuk imam-imam supaya dalam memimpin salat dia dalam bacaan sudah bagus, kemudian selain itu bisa juga dalam memimpin jamaahnya lebih tenang dalam menyampaikan dakwah-dakwahnya,” ujarnya.
Ia berharap adanya dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak. Ia menegaskan, pengurus IPIM siap mendukung pemerintah daerah di bidang keagamaan, khususnya melalui pembinaan imam masjid untuk membantu menyelesaikan persoalan-persoalan keagamaan di masyarakat.
Terkait jumlah imam masjid di Kabupaten Pangkep, ia mengungkapkan bahwa data yang dimiliki saat ini belum sepenuhnya lengkap karena kepengurusan masih baru. Namun berdasarkan data sementara terdapat sekitar 500 imam masjid di Kabupaten Pangkep yang tersebar di 13 kecamatan dan siap dikoordinasikan melalui pengurus IPIM di masing-masing wilayah.
“tapi didekati oleh teman-teman imam yang berada di 13 kecamatan ini, insya Allah siap untuk mengkoordinir para imam yang berada di daerah-daerah tersebut,” tutupnya.(*).












