Halopangkep.com,PANGKEP-Penanganan masalah sampah di wilayah kabupaten Pangkep semakin hari semakin menampakkan hasil yang cukup menggembirakan, hal ini tidak terlepas dari kerja keras semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat yang semakin sadar membuang sampah pada tempatnya.
Atasi masalah sampah di kabupaten Pangkep akan dihadirkan RDF (Refuse Derived Fuel) atau teknologi pengolahan sampah melalui proses homogenizers menjadi ukuran yang lebih kecil atau dibentuk menjadi pelet. Hasilnya akan dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan dalam proses pembakaran recovaring batu bara untuk pembangkit tenaga listrik.
Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Pangkep Drs.Muhammad Tamrin T.M.Pd mengatakan, RDF menurut rencana tahun depan akan mulai diterapkan, merupakan kerjasama Pemkab Pangkep dan PT.Semen Tonasa dengan menggunakan dana dalam bentuk sharing antara pemerintah provinsi Sulsel dan Pemkab Pangkep,” Katanya, Rabu (28/12/2022) di Pangkep.
Teknologi RDF, Kata Tamrin, diharapkan akan ada sumber tambahan baru Penghasilan Asli Daerah ( PAD) Pangkep
serta dapat membantu perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Katanya.
RDF ini, Lanjutnya, ” Pihak PT Semen akan membangun connecting infrastructurnya sektor hilir dan juga melaksanakan Detail Engineering Design (DED)nya kemudian akan dihibahkan kepada pemkab Pangkep.
” Melalui teknologi pengolahan sampah RDF ini, sampah rumah tangga yang ada di Pangkep bahkan dari daerah lain di sekitar kabupaten Pangkep akan dikonversi untuk pemenuhan bahan bakar energi alternatif untuk PT.Semen Tonasa,” Pungkasnya.(Amn)






