PANGKEP,HaloPangkep.com – Anggota DPRD Kabupaten Pangkep dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang juga Sekretaris Komisi II DPRD Pangkep, Syamsinar, usai Rapat Paripurna memberikan penjelasan terkait Tanggapan Fraksi PPP dalam Rapat Paripurna DPRD mengenai Laporan Pertanggungjawaban Tentang Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Rapat tersebut berlangsung di Ruang Sidang A Kantor DPRD Kabupaten Pangkep, Kamis (9/7/2026).
Dalam pandangan umum Fraksi PPP menyoroti masih sering terjadi keterlambatan penyaluran bantuan bibit kepada petani. Mengenai hal tersebut Syamsinar menegaskan bahwa kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena bantuan bibit kerap tiba setelah para petani lebih dahulu menabur benih di persemaian, sehingga manfaat bantuan tidak dapat dirasakan secara optimal.
Selain itu, Fraksi PPP juga meminta pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap peningkatan kapasitas jaringan irigasi agar mampu mengairi areal persawahan secara maksimal. Ketersediaan irigasi yang memadai dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Kabupaten Pangkep.
Syamsinar menambahkan bahwa program bantuan bibit yang selama ini dijalankan pemerintah merupakan langkah yang baik dan perlu terus dilanjutkan. Namun demikian, perhatian terhadap kesejahteraan petani juga harus menjadi prioritas sehingga berbagai program yang dilaksanakan benar-benar berdampak pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat tani.
Masukan dan saran dari Fraksi PPP tersebut langsung mendapat respons dari Pemerintah Kabupaten Pangkep. Dalam rapat paripurna berikutnya yang membahas jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD, Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau didampingi Wakil Bupati Rahman Assagaf menyampaikan tanggapan terhadap berbagai masukan yang disampaikan DPRD, termasuk perhatian terhadap sektor pertanian sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.
Rapat paripurna tersebut menjadi bagian dari mekanisme pembahasan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, sekaligus memperkuat sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Pangkep dalam mewujudkan pembangunan yang lebih efektif, khususnya bagi peningkatan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah.(*).






