Dinas Ketahanan Pangan Pangkep Hadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Minasatene
PANGKEP,HaloPangkep.com – Dinas Kethahanan Pangan Pangkep menghadiri Musrenbang Tingkat Kecamatan Minasatene yang dihadiri Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan Ir.Nawir mewakili Kadis Ketahanan Pangan Andi Sadda,SP.Dilaksanakan di Aula Kantor Camat Minasatene, Kamis ( 5 /2/2026). Musrenbang tersebut dihadiri Camat Minasatene Wawan G, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pangkep H. Muh. Lutfi Hanafi, Sekretaris Komisi II DPRD Syamsinar dari Fraksi PPP, unsur Forkopimcam, perwakilan OPD, para Kepala Desa dan Lurah se-Kecamatan Minasatene, Kepala Puskesmas, Ketua LPM, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Camat Minasatene Wawan G saat membuka acara menyampaikan bahwa seluruh usulan benar-benar berasal dari bawah, dimulai dari tingkat kelurahan dan desa hingga ke kecamatan. Ia juga mengungkapkan bahwa pada tahun anggaran 2026 terdapat beberapa kelurahan yang usulannya belum terealisasi. Meski demikian, ia berharap agar kelurahan dan desa tetap mengajukan usulan pada Musrenbang berikutnya.
Dalam sesi pembahasan, mengemuka sejumlah permasalahan prioritas yang membutuhkan perhatian serius, di antaranya pemasangan tanggul pada bantalan sungai di Kelurahan Minasatene, pembangunan Pasar Matojeng dari Balai Perkeretaapian yang dinilai masih sebatas janji. Selain itu, kondisi jalan poros Misten yang mengalami banyak kerusakan, khususnya di wilayah Kalabbirang, turut menjadi sorotan.
Isu sosial juga dibahas, termasuk upaya penurunan tingkat kemiskinan dan keberadaan Sekolah Rakyat di Bontoa. Disampaikan bahwa masih terdapat anak-anak yang enggan bersekolah di sana, sehingga diharapkan peran orang tua untuk mendorong anak-anaknya mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat.
Sementara Ketua Komisi II DPRD Pangkep, H. Muh. Lutfi Hanafi, dalam paparannya menyoroti keterlambatan pelaksanaan Musrenbang yang tidak sesuai dengan jadwal seharusnya. Ia juga menegaskan pentingnya penentuan skala prioritas pembangunan. Menurutnya, permasalahan yang bersifat mendesak harus lebih diutamakan, seperti perbaikan fasilitas sekolah.
“Jika ada sekolah yang atapnya bocor, itu lebih prioritas untuk dikerjakan dibandingkan pagar sekolah yang rusak,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa terdapat tiga sumber utama usulan pembangunan, yakni hasil kunjungan Bupati, Musrenbang, serta aspirasi masyarakat yang diserap saat anggota DPRD melaksanakan reses. H. Lutfi berharap anggota DPRD, khususnya dari Dapil I, dapat mengawal usulan masyarakat hingga terealisasi. Ia pun menegaskan komitmennya untuk mengawal langsung usulan warga, terutama di wilayah dengan perolehan suara terbanyak saat pemilu.
Terkait Ketahanan Pangan, Kapolsek Minasatene Iptu Muh.Ilyas.S.M berharap kepada Dinas Ketahanan Pangan untuk menyiapkan bibit jagung untuk ditanami lahan sekitar 2 ha di Minasatene sebagai salah satu wujud nyata komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mendukung program pemerintah menjaga ketersediaan pangan nasional.(*).






