PANGKEP,HaloPangkep.com – Calon pekerja migran Indonesia( CPMI) kabupaten Pangkep dibekali pelatihan perlindungan dan kompetensi untuk meningkatkan kemampuan dan kesadaran mereka tentang hak-hak dan perlindungan sebagai pekerja migran di luar negeri.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Pangkep Najemiah menjelaskan Pelatihan ini bertujuan agar tenaga kerja yang akan bekerja keluar negeri punya bekal dan kompetensi,” Katanya, Jum’at (4/7/202) di Pangkep.
Selain itu,Katanya, Bagaimana bekerja di luar negeri tetap menjaga adat kita seperti Sipakatau, Sipakainge dan Sipakalebbi dan juga pekerja kita tidak menjadi pekerja ilegal dan harus legal,” Katanya.
Di pelatihan ini kita menghadirkan pasilitator dari UMI, Perawat dan Nara sumber dari kepala BP3MI Sulsel sehingga pekerja lebih mengerti dan memahami bagaimana bekerja di luar negeri apa – apa yang kita harus persiapkan sehingga dengan pelatihan ini awalnya peserta sama sekali tidak tahu tapi dengan adanya kegiatan ini menjadi lebih tahu,” Katanya.
” Kami dari Disnaker berharap kepada tenaga kerja yang bekerja di luar negeri akan menjadi corong keluarganya di masyarakat yang ada di kabupaten Pangkep bagaimana menjadi calon pekerja migran Indonesia,” Jelasnya.
Peserta di pelatihan ini sebanyak 15 orang termasuk dari pulau Sarappo dan Karanrang. Dari 15 peserta sudah ada yang mendaftar ke Jerman, Polandia, Arab Saudi dan Jepang.
Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan calon pekerja migran dari Pangkep dapat lebih siap dan kompeten dalam menghadapi tantangan di luar negeri, serta dapat melindungi hak-hak mereka sebagai pekerja migran.(*).






